Deddy Erfan Alwani, Ketua Fraksi Demokrat DPRD Kota Batu 2014-2019

admin utama 08 Aug 2017 biografi

"Dinamika lahir dan  batin untuk sebuah keinginan berbuat dan mengabdi kepada masyarakat Kota Batu, meski hanya  sebutir pasir ditengah lautan" kata Dedy Erfan Alwani saat pertama kali tim Buletin Aspirasi DPRD Kota Batu mengunjungi di rumahnya.

Dedy Erfan Alwani merupakan anggota DPRD Kota Batu terpilih untuk priode 2014-2019, melalui Partai Demokrat dari Daerah Pemilihan Batu.

Nama Dedy sebenarnya sudah tidak asing lagi bagi masyarakat Kota Batu, khususnya para pemuda. Pasalnya, pria yang memiliki usaha jasa kontruksi dan listrik CV Alwani ini, sudah aktif dalam organisasi Pemuda Pancasila sejak Kota Batu berdiri tahun 2002. Kecintaanya ke pada organsasi kepemudaan tersebut membuatnya dipilih menjabat sebagai sekertaris PP, wakil ketua KNIP dan Ketua Kosgoro Kota Batu.

 Mantan sekertaris DPC Partai Patriot Kota Batu ini, sebenarnya memiliki kesempatan besar untuk menjadi calon DPRD di pesta demokrasi pemilihan legislatif tahun 2009, namun ia lebih memilih tidak mencalonkan diri, dan mendorong pengurus atau kader lainya untuk mencalonkan. Hasilnya, Partai Patriot pun mampu memperoleh 1 kursi di lembaga legislatif Kota Batu priode 2009-2014.

Seiringnya perjalanan waktu, dengan tidak lolosnya Partai Patriot menjadi peserta pemilu legislatif tahun 2014, Dedy Erfan Alwani banyak mendapat tawaran partai politik. Namun sesuai dengan gerak dari ketua kasgoro pusat Haryono Isnan yang juga menjabat pengurus Partai Demokrat, membuat ia memilih bergabung ke Partai Demokrat.

"Setelah mengukur diri, dan dukungan dari masyarakat, tiap kali turun ke organisasi kepemudaan agar ikut masuk di dalam sistem pemerintahan, sehingga dapat memperjuangkan aspirasi dan kepentingan masyarakat secara maksimal, membulatkan tekad saya untuk mencalonkan sebagai anggota DPRD Kota Batu di pEriode 2014-2019. Dan Alhamdulillah dukungan terwujud" jelasnya.

Bagi Owner PT Taat Karya Abadi ini, perkembangan Kota Batu sebagai Kota Wisata yang cukup pesat, selain membawa dampak positif tentunya juga membawa dampak negatif yang perlu mendapat perhatian serius dari Pemerintahan Kota Batu.

Diantaranya adalah memberikan kesempatan yang seluas-luasnya kepada masyarakat, untuk menjadi subyek dalam pembangunan Kota Batu sebagai kota pariwisata. Karena selama kecenderungannya hanya sebagai obyek dan penonton saja. (Syamsul Arif)


  • biografi

Terkini