Didik Mahmud, Ketua Fraksi Golkar DPRD Kota Batu 2014-2019

admin utama 08 Aug 2017 biografi

Nama Didik Mahmud warga Desa Sidomulyo Kecamatan Batu ini, dalam percaturan politik di Kota Batu, sudah tidak asing bagi masyarakat. Pasalnya, pria yang saat ini menjabat ketua KONI Kota Batu juga tercatat menjadi ketua DPC Partai Golkar Kota Batu. Selain itu, perjuangan melalui lembaga legislative untuk mewarnai perjalanan Kota Batu juga pernah ia lakukan, saat menjabat sebagai anggota DPRD Kota Batu priode 2002-2004, dan di priode 2004-2009.

 

Mengawali karir di dunia politik, pada tahun 1987 masuk menjadi Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI), yang merupakan organisasi pemuda di tubuh Partai Golkar. Tak memerlukan waktu lama, dengan dedikasi dan loyal yang ia tunjukkan, Didik Mahmud pun langsung di tunjuk sebagai juru kampanye Partai Golkar di pemilu legislative sejak tahun 1994.

 

Kipranya di dunia politik semakin cemerlang, saat Kota Batu secara definitive berdiri memisahkan diri dari pemerintahan Kabupaten Malang, dengan terpilihnya menjadi anggota DPRD Kota Batu di priode 2002-2004.

 

Terpilihnya kembali menjadi wakil rakyat Kota Batu priode 2014-2019, setelah 5 tahun menjabat sebagai staf ahli Fraksi Golkar membuat dirinya terlihat begitu siap mengemban amanat masyarakat dalam melaksanakan tugas dan kedudukan di lembaga legislative.

 

Meski tak merinci program dari sebuah visi dan misinya, namun target pertama yang akan ia lakukan adalah kembali memperkuat kelembagaan legislative di Kota Batu.

 

“Dprd adalah lembaga kolektif kolegial, dengan 3 tugas pokoknya yakni sebagai pengontrol, penganggaran, dan pembuat peraturan daerah. Ketiga tugas pokok itu, tersebar di alat kelengkapan Dprd, mulai dari komisi, badan anggaran, badan legislasi, badan musyawarah, hingga fraksi. Jadi dprd tidak bisa hanya tergantung pimpinan dprd saja’katanya.

 

Lebih lanjut Didik menjelaskan untuk memperkuat kelembagaan legislative maka diperlukan semangat dan kemauan yang kuat untuk terus belajar pada diri setiap anggota dprd. Ini dikarenakan, latar belakang dari setiap anggota berbeda-beda. Harapanya begitu masuk di gedung dewan, para wakil rakyat sudah tidak lagi memakai baju kendaraan poltiknya, melainkan bekerja membawa dan memperjuangan aspirasi rakyat Kota Batu.(Syamsul Arif)


  • biografi

Terkini