SUDIONO

admin utama 18 Sep 2018 biografi

Terpilihnya menjadi anggota Dprd Kota Batu di priode 2014-2019, bagi Sudiono, warga Dusun Kajang Desa Mojorejo Kecamatan Junrejo, merupakan sebuah karunia Allah SWT yang sebelumnya tak terpikirkan. Selain karena tidak memiliki financial yang besar, juga karena minimnya pengalaman di dunia politik.

 

Lahir dan di besar dari keluarga pengabdian masyarakat atau pamong yang memegang teguh syariat agama islam, telah membentuk karakter Sudiono untuk senantiasa menjaga hubungan baik dengan seluruh lapisan manusia.

 

Pemilik bengkel onderstel Slamet Hidayah ini, memulai kipra berorganisasi dan berpolitik saat menjadi ketua Gerakan Pemuda Kebangsaan (Garda Bangsa), dan Gerakan Pemuda (GP) Ansor, membuat Sudiono begitu aktif dalam berbagai kegiatan keagamaan dari Nahdltul ulama (NU), hingga begitu dekat dengan para alim-ulama NU.

 

Saat maju menjadi calon anggota Dprd untuk pertamakalinya, di pesta demokrasi pemilihan legislative tahun 2014 kemarin, bendara Partai Kebangkitan Bangsa PAC Junrejo Kota Batu ini pun, senantiasa meminta restu dan petunjuk dari para alim-ulama, sebagai bukti ketawadu’an seorang santri kepada gurunya. Restu dari para alim-ulama NU inilah, sebagai modal terbesar Sudiono, untuk mengharap ridho Allah SWT, dengan meraih simpati masyarakat.

 

“Guru saya selalu berpesan, agar apapun yang dikerjakan diniatkan untuk beribadah, dan menolong agama Allah SWT” katanya.

 

Bagi menjadi anggota Dprd Kota Batu adalah sebuah jalan pilihan Hablum minannas dalam mensyiarkan agama Allah. Karena itu, tekadnya pun dalam mewarnai perjalanan Kota Batu di gedung DPRD tak akan lepas dari syariat agama islam. Salah satunya adalah mewujudkan Kota Batu sebagai Kota Pariwisata yang religius.

foto:https://malangvoice.com/


  • biografi

Terkini