DE-LEGITIMASI DEMOKRASI

admin utama 08 Jan 2019 opini

Demokrasi hilang spirit, sebab masing-masing hanya berpikir tentang bagaimana bisa mengalahkan lawan dan berkuasa. Etika dan adab tak lagi di-indahkan. Segala cara di halal kan, asal tujuan tercapai, kata Niccolo Machiaveli. Saya berdoa semoga yang suka sebar hoax kalah dan tidak diberi ruang menguasai negeri, siapapun itu.

*^^*
Awalnya saya berpikir bahwa hoax hanya bagian dari dinamika politik agar demokrasi terasa riuh. Tapi ternyata saya salah. Sebab hoax ternyata dilakukan sistematis dan terencana. Aroma kesengajaan menjadi kian terlihat. Seperti peribahasa aroma bangkai bakal tercium meski ditutup rapat.

Hoax Pemilu curang, hoax e KTP, hoax 7 kontainer kertas surat suara tercoblos siapapun pelakunya adalah indikasi buruk, menjadi sebab turunnya kualitas demokrasi ke titik rendah, nyaris demokrasi barbar, tanpa etika dan adab. Tujuannya jelas agar rakyat tidak percaya dengan Pilpres. Maka demokrasi diperkusi dengan banyak cara. Sebab ada Paslon yang tak mau kalah.

Demokrasi sedang di uji. Hoax menjadi semacam takhayul politik untuk mengaburkan nilai luhur demokrasi. Menciptakan ketakutan massal dan kecemasan kolektif. 
Upaya membangun demokrasi yang tidak sportif. Berbagai cara di halalkan untuk mengalahkan lawan.

*^^*
Ikhtiar men-delegitimasi demokrasi dilakukan sistematis agar apapun hasil Pilpres dianggap tidak sah. Kemudian ada celah untuk melawan hasil. Ini sangat berbahaya karena masing-masing capres tidak siap kalah, lantas melakukan penghalalan segala cara.

Pragmatisme politik tak di elak bahkan kian masif dengan berbagai simbol. Dan agama menjadi barang komoditi yang paling terzalimi. Apapun alasannya Islam menjadi alat untuk mendongkrak elaktabilitas dan itu naif. Islam direduksi oleh kepentingan sekelompok yang mengatas namakan paling membela dengan baju kebenaran kelompok yang dibungkus.

Tujuannya jelas: chaos, rakyat dibuat tak percaya dengan proses pilpres dan semua perangkat institusi demokrasi. Sangat sistematis dan terencana. Tahapan tahapannya sangat jelas dengan durasi dan konten hoax yang diatur. Ini bukan pekerjaan biasa tapi jelas dilakukan para profesional. Konspirasi ? Mungkin saja

**^*
Apapun hasil Pilpres harus dihormati meski tak sesuai harapan dan prediksi. Syukur proses nya juga bermatabat agar hasil yang didapat berkah dan membawa maslahat bagi banyak orang, bukankah kita punya tujuan yang sama. Ingin mengabdi dan berbuat bajik kepada negeri jadi kenapa harus ribut dan berebut untuk tujuan yang mulia ini ..

@nurbaniyusuf
Komunitas Padhang Makhsyar

 


  • #opini #politik

Terkini