Bksda Gagalkan Penjualan Lutung Satwa Langka Yang Dilindungi

NOVITA RAHMA DINI 06 Dec 2018 sosial

Kota Malang - Pelaku penjual satwa langka yang di lindungi, bernama farid kurniawan 31 tahun,  warga kelurahan Bunulrejo Kecamatan Blimbing Kota Malang,  kini harus mendekam di tahanan Polres Malang Kota, setelah kedapatan, memperjual-belikan satwa yang dilindungi,  jenis Lutung Jawa.

Tertangkapnya pelaku berawal dari informasi yang di dapat petugas BKSDA,  jika ada masyarakat yang memperjual belikan satwa langka, jenis lutung jawa, pelaku menawarkan satwa tersebut melalui media social.

 

Wakapolres Malang Kota Kompol Bambang Christanto Utomo, menjelaskan,  “pelaku, berhasil diamankan di kawasan Terminal Arjosari Kota Malang, oleh petugas BKSDA, yang menyaru sebagai pembeli. Pelaku mengaku baru sekali melakukan jual beli satwa langka, 2 lutung jawa ini di jual dengan harga per ekor 550 ribu rupiah”.

Sementara itu, Mamat Ruhimat, Kepala Konservasi Wilayah Vi Probolinggo mengatakan, “pihaknya mengamankan Farid Kurniawan, setelah pihak  BKSDA mengendus adanya jual-beli lutung jawa di media social.

 

Pihak BKSDA  berharap warga masyarakat ikut untuk menghentikan penjualan satwa liar melalui media sosial , serta untuk ikut serta mengamankan terhadap satwa yang dilindungi, untuk jenis satwa lutung dan burung.

Pelaku  mengaku mendapat satwa tersebut dari Wilayah Jember dengan cara membeli, kini kedua lutung anakan usia dua bulan ini, dititipkan di Javan Langur Center (JLC) Kota Batu.

 

Akibat penjualan satwa langka yang dilindungi, pelaku di jerat dengan pasal 21 ayat 2 huruf a juncto pasal 40 ayat 2, undang-undang nomer 50 tahun 1990, tentang konservasi alam hayati, dengan acaman pidana 5 tahun penjara, dan denda 100 juta rupiah.

 

 Saiful  Akbar/Rahma ATV


  • #penjualan satwa di lindungi

Terkini