Eksekusi Rumah Cacat Hukum Karena Upaya Kasasi Masih Di Tempuh

Prisca 08 Nov 2018 sosial

Kota Malang-Meski sempat terjadi ketegangan, bahkan sempat terjadi adu mulut, antara pemohon, Nuriyah Kartika, warga Jalan Bayam, pemenang lelang, dengan termohon, H. Faiz Hamsyah, saat petugas akan melakukan eksekusi.

Pagar rumah ditutup dan dan di gembok dari dalam, juru sita terpaksa akan membuka paksa dengan las. Setelah panitera membacakan petikan risalah penetapan eksekusi, Nomor 43/Eks/2016/PN. Mlg. Akhirnya termohon membuka sendiri pintu pagarnya.

Petugas angkut langsung mengangkat barang-barang termohon, di awasi ketat petugas kepolisian. 5 truk disiapkan untuk mengangkut barang-barang termohon.

H. Faiz Hamza, selaku termohon, mengaku tidak terima dengan perlakuan seperti ini. Pasalnya, sertifikat rumah miliknya dipinjam temannya, untuk diagunkan di Bank Panin, senilai 200 juta rupiah, namun, sudah beberapa kali menunggak. Hingga akhirnya di lelang oleh bank. Termohon sudah berupaya melunasi tunggakan sebesar 160 juta rupiah, namun, ditolak oleh bank.

Kuasa hukum termohon, Ms Al Haidary, menyatakan, “eksekusi yang dilakukan PN Malang adalah cacat hukum, pasalnya obyek eksekusi masih dalam proses upaya hukum kasasi. PN Malang memaksakan untuk melaksanakan eksekusi. Ini bukan perkara perlawanan, melainkan perkara perbuatan melawan hukum. Kuasa hukum termohon akan melaporkan ke hakim pengawas, termasuk risalah lelangnya. Hingga saat ini, perkara ini  masih dalam proses upaya  kasasi di Mahkama Agung, dengan Nomor 2406 K/Pdt/2018.”

Akbar / Prisca ATV


  • #rumah #cacat #hukum

Terkini