GRAND LOUNCHING KOMUNITAS PEMUDA MAJU 58 ( MAPAN) DI DUKUNG AKUMANDIRI

admin utama 10 Dec 2017 sosial

Potong tumpeng pada Grand Lounching Komunitas Pemuda Maju 58 ( Maju Mapan )

 

Kab.Malang-atv. Sebagai generasi muda, selayaknya harus giat berusaha dan memiliki semangat wirausaha serta peduli terhadap lingkungan, seperti yang dilakukan oleh pemuda-pemudi Dusun Kebonsari, Desa Ngebruk, Kecamatan Sumber pucung, Kab.Malang, yang bergabung dalam Komunitas Maju 58, atau Maju Mapan. Yang dalam Lounching nya melakukan aksi peduli lingkungan dengan melakukan gerakan penanaman 1000 pohon kenongo dan pelepasan bibit ikan lele, pada Minggu (10/12).

Tak peduli, meski cuaca saat ini sering berubah-ubah, dari mendung hingga  ke hujan, sampai akhirnya kembali panas terik menyengat, para pemuda dan pemudi warga Dusun Kebonsari, Desa Ngebruk, tetap ramai memadati lapangan di areal milik  Perhutani, dusun setempat, untuk bersama-sama menyaksikan acara Grand Lounching Komunitas Maju Mapan 58 ( Maju Mapan ).

 Bekerja sama dengan ‘Akumandiri’, salah satu lembaga atau asosiasi perkumpulan pengusaha kecil menengah, acara deklarasi atau launching Komunitas Maju Mapan ( Maju-58 ) dimeriahkan  dengan pertunjukan musik reggae Yuma and friend dan d'Kross yang semakin memeriahkan suasana. Acara ini juga di hadiri oleh  Kapolsek Sumberpucung, AKP. Sri Widyaningsih dan Danramil Sumberpucung, Kapten (Arm) Heru Santoso, serta para perangkat desa setempat. Bahkan secara simbolis Danramil dan Kapolsek menerima bibit bunga Kenongo dan pelepasan ikan lele di sungai sebagai tanda peresmian.

Kepada atv Koordinator Komunitas Maju Mapan ( Maju-58 ) , Saibudin menerangkan, bahwa tujuan dibentuknya Komunitas Maju Mapan ini adalah sebagai wadah bagi generasi muda khususnya di pemuda Dusun Kebonsari, Desa Ngebruk untuk menyalurkan segala kreativitasnya dan untuk menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan. “Sebenarnya Komunitas ini berawal dari kumpul-kumpul bersama teman-teman, ada yang  sudah mempunyai usaha dengan memproduksi kripik, ada yang masih ingin dan mau belajar untuk bewira usaha sendiri, akhirnya saling ketemu sehinga timbul ide kenapa tidak sekalian membentuk komunitas sebagai  wadah kumpul teman-teman, sehinga bisa saling tukar pengalaman dan informasi,”jelas Saibudin.

Harapanya, nantinya di Komunitas Maju Mapan ini para anggotanya bisa saling bantu dalam berusaha dan tukar menukar pengalaman serta informasi. “Kalau jadi satu kan lebih enak mas, bisa saling bantu dan tukar pengalaman, serta gotong royong” kata Saibudin.

Selain untuk menumbuhkan semangat wira usaha, Komunitas Maju Mapan juga konsen kepada lingkungan setempat, hal ini dilakukan dengan penanaman 200 bibit bunga Kenongo dan pelepasan 2000 ekor ikan lele di sungai Kebonsari. “Ini adalah salah satu bentuk kepedulian kami terhadap lingkungan, kenapa kami memilih pohon atau bunga kenongo, karena buahnya bisa dipergunakan warga untuk nyekar ke makam, sebagaimana adat istiadat warga di sini, selain itu jika bunganya lebat, bisa dipanen dan dijual sehinga menambah penghasilan warga. Untuk ikan lele, kami pilih karena ikan tersebut mempunyai daya tahan hidup yang tinggi, sehinga ketika kami lepas ke sungai, tidak usah lagi merawatnya, jika nanti sudah berkembang biak, bisa dikonsumsi warga untuk kebutuhan sehari-hari,”jelas Saibudin.

Sementara itu Dodit Sugiarto, dari Akumandiri, mengaku pihaknya memang mensuport jika ada komunitas- komunitas seperti Maju Mapan . “Kami sangat senang dengan adanya komunitas semacam ini, kami bisa saling berkerja sama, misalnya dengan memberikan pelatihan ketrampilan usaha, seperti membuat keripik tempe, keripik pisang atau produk olahan dan aneka kerajinan yang mempunyai nilai jual, memberi mereka pelatihan, bahkan permodalan ”kata Dodit.

Selain memberikan pelatihan, AKUMANDIRI juga memberika bantuan permodalan hinga kisaran puluhan juta rupiah, tanpa anggungan atau jaminan. “Bantuan modal yang bisa kami berikan bisa mencapai Rp 20 juta, tanpa mengunakan jaminan. Selain itu memberikan pelatihan, dan bantuan modal, kami juga membantu pemasaran produk, jadi bisa dikatakan sudah lengkap satu paket,” papar Dodit, menerangkan.

            Kapolsek Sumberpucung, sendiri, sangat mengapresiasi apa yang dilakukan oleh para muda-mudi Dusun Kebonsari, Desa Ngebruk tersebut. “Harusnya anak muda seperti itu, aktif mau berusaha tidak berpangku tangan. Semoga Komunitas ini bisa memberi contoh kepada remaja yang lain,”pungkas AKP. Sri Widyaningsih.

Demikian pula Danramil Sumberpucung, mendukung upaya, pemuda yang memiliki kreatifitas dan semangat berwirausaha. " Dengan kreatifitas dan semangat berusaha, bekal mereka untuk masa depan " ungkap Kapten (Arm) Heru Santoso.


  • #sosial

Terkini