Merajut Keuangan Inklusif di Desa Wisata Pujon Kidul

admin utama 23 Aug 2017 sosial

Kab.Malang, Pencangan program Strategi Nasional Keuangan Inklusif (SNKI) oleh pemerintah pusat, dengan tujuan meningkatkan efisiensi ekonomi dan mendukung stabilitas sistem keuangan nasional, kini mulai menampakkan hasilnya. Salah satunya  adalah keberhasilan Badan Usaha Milik Desa (BUMdes) Sumber Sejahtera Desa Pujon Kidul, Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang, yang mampu menggerakkan program Layanan Keuangan Tanpa Kantor dalam Rangka Keuangan Inklusif (Laku Pandai).

Keberhasilan menjalankan program tersebut, tak lepas dari perjuangan Ketua BUMdes Sumber Sejahtera, Prayitno (45) bersama sekertraisnya. Berawal dari keterbatasan akses perbankan di daerahnya, ia bersedia mendatangani nota kesepahaman atau Momerandum of Understanding (MoU) dengan Bank Nasional Indonesia untuk menjadi Agen46 BNI pada akhir 2016. Dalam program kemitraan tersebut, BUMdes Sumber Sejaahtera dipercaya untuk menjadi operator Laku Pandai, yang melayani pembukaan rekening tabungan, setoran tunai,tarik tunai, transfer, pembayaran, dan pembelian.

“Saya hanya memiliki satu keyakinan, jika apa yang saya kerjakan berguna bagi masyarakat, saya akan berjuang secara maksimal, meskipun imbalan yang saya terima tidak sebanding”kenangnya (19/8).

Berawal dari keniatan yang tulus dan kuat inilah, ia bersama sekertarisnya mulai mendatangi acara-acara yang diselenggarakan kelompok masyarakat dari rukun tetangga (RT) ke RT di seluruh Desa Pujon Kidul, untuk melakukan sosialisasi program Laku Pandai.

Meski telah melakukan sosialisasi hampir dua bulan, namun tak banyak orang yang mau membuka buku tabungan. Padahal, syarat yang ditawarkan cukup mudah yakni hanya mendaftar saja dan menyetorkan uangnya minimal 5000 Rupiah. Bagi warga yang sudah mendaftar dan menabung, akan dicetakkan buku rekening dan kartu Anjungan Tunai Mandiri (ATM) dari BNI.

Selain itu, Prayitno juga bersedia jika sewaktu-waktu masyarakat menabung, meminjam, membayar, mentransfer, dan tarik tunai, akan didatangi ke lokasi sendiri , dengan membawa mesin gesek ATM.

Namun demikian, Agen46 BNI ini memberikan batas penarikan uang tunia untuk nasabahnya sebesar 1 Juta Rupiah setiap hari. Jika lebih dari nilai tersebut, maka nasabah akan diantar atau datang sendiri ke kantor BNI Kota Batu. 

“Sejak BUMdes Sumber Sejahtera, dipercaya menyalurkan secara langsung uang tunai kepada penerima Program Keluarga Harapan (PKH) di Desa Pujon Kidul, saat itulah warga mulai tertarik untuk buka rekening di Laku Pandai, karena selain hemat dan praktis, warga dapat mengatur sendiri keuanganya dengan dapat mengambil sewaktu-waktu di BUMdes ” katanya.

Lebih lanjut, Prayitno menjelaskan bahwa salah satu tujuan dari Laku Pandai adalah mendidik warga untuk gemar menabung dan memperkuat peningkatan literasi keuangan yang selama ini kurang mendapatkan akses layanan perbankan.

Handoyo (69), warga yang sudah satu tahun ikut dalam program Laku Pandai, mengakui manfaat yang begitu besar dari program tersebut. Ia tertarik ikut karena terdesak kebutuhan ekonomi, untuk modal usaha.

Tanpa jaminan apapun, Handoyo menerima pinjaman uang sebesar 2 Juta Rupiah, yang pengembaliannya dilakukan setiap bulan sekali dengan cara di debet dari buku rekeningnya.

“Setiap minggu saya selalu menyisakan uang dari hasil jualan di Cafe Sawah ini untuk menabung di BNI melalui BUMdes, sehingga tanpa terasa pinjaman dapat terlunasi” jelasnya.

Sosialisasi ajakan agar warga gemar menabung di bank, yang dilakukan BUMdes Sumber Sejahtera kini mulai menampakan hasilnya. Pasalnya hampir sebagian keluarga di Desa Pujon Kidul telah menjadi nasabah dari program Lakupandai.

“Dari 1300 Kepala Keluarga (KK), sebanyak 700 KK telah memiliki buku rekening bank” jelas Anas Taufik, Kaur Umum Desa Pujon Kidul.

Lebih lanjut, Anas menjelaskan program Lakupandai ini sangat membantu pemerintah desa dalam hal pengawasan pengelolahan keuangan khususnya di BUMdes Sumber Sejahtera secara terbuka dan transparan. Ini dikarenakan seluruh transaksi keuangan di lakukan secara on-line. Dengan demikian, masyarakat pun dapat langsung memantaunya melalui website “sie.pujonkidul.co.id”.

BUMdes Sumber Sejahtera dipercaya mengelolah keuangan dari masyarakat mulai dari iuran air minum, simpan-pinjam, pengelolahan sampah, dan wisata desa.

“Jika masyarakat memiliki buku rekening, seluruh tagihan atau pembayaran dapat dilakukan melalui akses perbankan, sehingga tidak ada warga yang menunggak hingga ber bulan-bulan hanya sekedar untuk membayar iuran air minum atau iuran sampah”jelas Anas.

Dengan prilaku masyarakatnya yang mulai gemar menabung, dan mengenal dunia perbankan telah menjadikan Desa Wisata Pujon, Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang lebih optimis dalam mendorong pertumbuhan ekonomiyang lebih bagus guna mewujudkan kesajahteraan masyarakat. 


  • sosial

Terkini