DOSEN UNITRI BANTU UMKM KOPI PILOZZ TINGKATKAN PRODUKTIVITAS USAHA

admin utama 04 Sep 2019 sosial

Kota Malang - Agropolitannews.com - Tim dosen Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang terdiri dari Dr. Ir. Eko Marhaeniyanto, MP.; Drs. Sugeng Rusmiwari, MAP.; Ir. Sri Susanti, MP. mengadakan pengabdian masyarakat bermitra dengan UMKM Kopi Pilozz yang dipimpin oleh Ibu Ir. Chresna Cut ha Radtra di Jl. Sumbersuko No 1 Desa Bocek Karangploso Malang.

Ketua Tim Dr Ir Eko Marhaeniyanto, MP, menjelaskan, UMKM Kopi Pilozz termasuk kategori Mitra yang mengarah ke ekonomi produktif, dengan menggunakan sarana pendukung yang masih perlu ditingkatkan lagi.

Kendala yang dihadapi UMKM kopi Pilozz adalah kemampuan produksi yang masih 2,5-3 kg/hari, karena kegiatan sortir kopi masih dilakukan secara manual, mesin yang dimiliki mitra berkemampuan kecil, kopi banyak yang pecah. Berawal dari permasalahan tersebut menjadi salah satu tujuan mitra (Ibu Ir. Chresna yang berprofesi sebagai penyuluh ) berupaya untuk mengangkat komoditas kopi sebagai produk unggulan di wilayah Kecamatan Karangploso dengan melakukan pembinaan kepada petani/kelompok tani. Diharapkan kopi Pilozz dikenal masyarakat, khususnya petani dengan sistem budidaya yang baik dapat meningkatkan produksi kopi sehingga pendapatan/ kesejahteraan keluarga dapat meningkat.


Tim Program Kemitraan Masyarakat (PKM) dari Unitri setelah melihat permasalahan mitra, bersepakat membantu peralatan, meliputi Grinder (penggilingan kopi) merk Costum, kapasitas 5 kg/jam; Timbangan Digital Elektronik, merk Tora, TR.DS11030, kapasitas 30 kg dan Mesin Sangrai, merk Costum, jenis Hot Air , kapasitas 3 kg. Tim PKM juga turut membantu meningkatkan pemasaran media promosi on line web http://Pilozz.id. dan video promosi.


Mitra yang kami gandeng, yaitu UMKM Kopi Pilozz yang dipimpin oleh Ibu Ir. Chresna Cutha Radtra di Jl. Sumbersuko No 1 Desa Bocek Karangploso Malang, yang bekerja sebagai Penyuluh Pertanian Kabupaten Malang yang memiliki motivasi dan mentargetkan kesuksesan dalam usaha, dengan selalu diupayakan peningkatan produksi, perbaikan manajemen usaha dan meningkatkan pemasaran, sehingga dapat dengan mudah bersinergi dengan tim Program Kemitraan Masyarakat (PKM) yang dibiayai DRPM Dikti,” kata Eko.

Dengan adanya pendampingan tim PKM Kopi Pilozz dari UNITRI, tambah Eko, kemampuan produksi jauh lebih meningkat, saat ini sudah mampu menyiapkan kopi dan memproduksi 50kg bubuk kopi Pilozz setiap bulan. Selain itu, keuntungan usaha menjadi lebih meningkat dengan menjual secara komersial.
“Kami juga membantu beberapa peralatan yang belum ada, seperti Mesin Sangrai, Costum, jenis Hot Air , kapasitas 3 kg yang langsung bisa terhubung dengan laptop,” sambung Eko.
Bantuan ini berguna untuk meningkatkan keterampilan dan kapasitas produksi, serta diversifikasi produk agar omset penjualan meningkat.

 

Peran kelembagaan yang turut menunjang pengembangan kopi Pilozz berasal dari dinas Pertanian. Dalam rangka mensukseskan salah satu tujuan nasional melalui peningkatan produksi PAJALE (Padi Jagung Kedele) dan KOTEKA (Kopi Tebu Kakao), maka salah satu tugas pokok Penyuluh Pertanian Lapang (PPL) adalah membina, memberikan informasi, edukasi dan merubah sikap perilaku pelaku utama (petani yang tergabung dalam wadah kelompok tani). Melalui potensi di wilayah masing-masing yang dapat diangkat sebagai produk unggulan wilayah setempat. Karangploso dengan potensi yang ada termasuk tanaman kopi, selama ini belum tersentuh sehingga petanipun melakukan budidaya secara mandiri dan asal-asalan tanpa perawatan dan petunjuk pemeliharaan kopi yang baik untuk memperoleh produksi yang optimal.

Dari pelaksanaan PKM ini dapat memberikan contoh bahwa proses pengolahan yang baik dan benar akan memberikan keuntungan yang lebih besar, sehingga para petani/kelompok tani tergerak untuk mau melakukan proses pengolahan kopi dengan baik dan benar sebagai suatu usaha kelompok.

Saiful Akbar/ Bella Salsabil ATV


  • #umkm #kopipilozz #usaha #unitri

Terkini